Templates by BIGtheme NET

Home / Tokoh Babel / Suyoso Karsono

Suyoso Karsono

1 January 2015 | 09:34:18am
Share Button

Suyoso Karsono (lahir di Tanjungpandan, Kepulauan Bangka Belitung, 18 Juli 1921 – meninggal di Jakarta, 26 Oktober 1984 pada umur 63 tahun) atau yang lebih dikenal dengan panggilan Mas Yos adalah pemilik perusahaan musik Irama Record, yang terkenal pada era 60-an. Nama ia tidak bisa dipisahkan dengan perkembangan musik Jazz di Indonesia. Mas Yos adalah kakak kandung dari Nien Lesmana, istri dari Jack Lesmana, orang tua dari Mira dan Indra Lesmana. Pada era 60-an Mas Yos juga banyak memproduksi artis-artis pop seperti Bing Slamet, Lilis Suryani, Titiek Puspa dan lain-lain. Irama Record adalah perusahaan rekaman Piringan Hitam yang pertama di Indonesia.

Biografi

Pada tahun 1942, setelah menyelesaikan sekolahnya pada jurusan Ekonomi, Mas Yos melamar sebagai Sodanco untuk menjadi penerbang Angkatan Udara. Ia diterima menjadi penerbang, hingga masa akhir pensiun pada tahun 1952. Semenjak bertugas di Angkatan Udara, Mas Yos sudah terlibat pada beberapa kegiatan bermusik, ia pernah membentuk grup musik yang bernama “Hawaian Lieve Soveniers” di Semarang. Selepas masa tugasnya menjadi penerbang, ia membentuk grup musik “Elshinta Hawaian Senior”, yang kemudian namanya berubah menjadi “Hawaian Senior”. Nama Elshinta diambil dari nama putrinya yang kelak digunakannya menjadi nama salah satu radio di Jakarta yang juga miliknya.

Sosok yang diberi julukan “The Singing Commodore” ini tak bisa dilepaskan dari kehidupan musik jazz di Indonesia. Pada akhir periode 50-an, pertama kalinya ia membangun studio, yang bernama Irama didrikannya di garasi rumahnya seluas dua kali tiga meter persegi yang terletak di Jalan H. Agus Salim no.65 (sekarang N0.119) dan di Jalan Besuki no.23. Album pertama kali yang diproduksi adalah album dari pianis Nick Mamahit, pada waktu itu Nick Mamahit berpasangan Dick Abel (gitar), Dick van der Capellen (drum), dan Max van Dalm (bass). Setelah itu juga ia merekam beberapa artis Jazz lainnya seperti Jack Lesmana, Mus Mualim dan Bubi Chen.

Atas kecintaannya pada musik tersebut yang mendorong ia mendirikan Radio Elshinta di Jakarta. Radio swasta pertama di Indonesia ini memiliki program khusus untuk musik jazz. Setelah Elshinta berpindah tangan, ia mendirikan radio FM stereo Suara Irama Indah.

 

Sumber : www.wikipedia.com

Comments

comments

About koranbabel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*