Templates by BIGtheme NET

Home / Babel / Wawan Minta Pasir Padi Diawasi
Pantai pasir padi

Wawan Minta Pasir Padi Diawasi

28 December 2015 | 09:02:25pm
Share Button

Pangkalpinang (koranbabel.com) — Walikota Pangkalpinang, M Irwansyah, menegaskan, jika Pantai Pasir Padi adalah tempat wisata, bukan tempat hiburan malam. Untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) kata dia, akan melakukan penataan kembali tempat wisata itu agar difungsikan sebagai mana mestinya.

Tindakan cepat pun langsung diambil pemkot, mereka bersama pihak terkait terus melakukan pembersihan dan melakukan razia rutin terutama pada malam.

Giat seperti razia pada malam hari, sebut pria yang akrab disapa Wawan ini, merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat atas kondisi kawasan pantai pasir padi, khususnya pada malam hari yang sering dijadikan tempat dugem oleh sebagian orang.

“Tentunya saya meminta dukungan dari masyarakat, karena tentunya kami tidak akan mampu mengatasi persoalan ini sendiri tanpa bantuan dari seluruh masyarakat Pangkalpinang,” kata Wawan, Minggu (27/12).

Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang ini pun berjanji, segera melalukan perubahan khusus di wisata pantai pasir padi, dengan begitu harap dia, salah satu wisata pantai di Ibukota Provinsi Bangka Belitung ini bisa tumbuh menjadi tempat pariwisata favorit, guna menarik para wisatawan dosmetik maupun mancanegara untuk datang berkunjung.

“Akan kami tata lagi daerah wisata pasir padi ini, sudah banyak keluhan dari masyarakat karena itulah kami akan melakukan razia rutin untuk mengantisipasi tidak ada lagi kegiatan-kegiatan tersebut pada malam harinya,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Mikron Antariksa menimpali, Pemkot Pangkalpinang, kata dia, langsung melakukan gerakan cepat untuk merespon keresahan masyarakat dengan mengadakan rapat intern.

Bertempat di kantor Dinsosnaker, Mikron mengatakan, pihaknya mengundang semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait dengan masalah pasir padi seperti, Dinas Budparpora, Kesbangpol, Satpol PP, DPPKAD, Bappeda, Dukcapil, Polresta, Koramil dan para camat.

“Hasil rapat yang telah kita sepakati bersama adalah yang pertama Pemkot akan kembali meninjau ulang izin rumah makan 16 rumah di pasir padi,” jelasnya.

Yang kedua, lanjutnya, Pemkot terus melakukan pengawasan melekat di Pasir Padi dengan terus mengadakan razia. Ketiga, kata Mikron lagi menjelaskan, lebih mengoptimalkan peran Tim Pekat Pemkot Pangkalpinang.

Lalu yang keempat, Pemkot Pangkalpinang sudah memasang target sampai akhir tahun ini pasir padi sudah clear dan tidak ada lagi penyalahgunaan perizinan oleh penyewa tempat.

“Hasil rapat yang terakhir adalah kita akan memulangkan para wanita yang terjaring ke tempat asalnya mereka dan yang terpenting akan kita beri efek jera agar mereka tidak kembali lagi ke Kota Pangkalpinang,” tukas Wawan.(to)

Comments

comments

About willy1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*