Templates by BIGtheme NET

Home / Babel / Panglima Minta TNI Netral di Pemilukada
Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. ft:net

Panglima Minta TNI Netral di Pemilukada

28 September 2016 | 09:56:22pm
Share Button

Pengamanan pilkada seretak, TNI dibawah kendali kepolisian Republik Indonesia.

 

 

Yogyakarta (koranbabel.com) — Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan anggota Tentara Nasional Indonesia harus bersikap netral dalam pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) yang sudah memasuki tahap pendaftaran calon.

Dalam kunjungan ziarahnya ke Taman Makam Pahlawan Kusumanegara di Yogyakarta, Rabu (28/09/2016), Gatot meminta masyarakat untuk ikut serta mengawasi, “Saya minta bantuan masyarakat untuk ikut mengawasi kinerja TNI, bila ada yang melanggar laporkan segera,” kata Gatot.

Gatot mengatakan setiap anggota TNI bisa mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah tapi dengan syarat harus membuat surat pengunduran diri pada saat diterima oleh KPU.  Jika dari KPU sudah menerima pencalonan anggota TNI secara resmi, maka secara resmi pula dia mengundurkan diri dari TNI, “Apabila kalah ataupun menang, dia tidak bisa kembali lagi kepada TNI,” ucapnya.

Gatot mengatakan pihaknya akan menjamin keamanan jalannya pilkada. Gatot berpesan agar setiap warga negara memilih pemimpin daerah sesuai dengan hati nurani, “Pengamanan pilkada seretak, TNI dibawah kendali kepolisian Republik Indonesia,” katanya.

Gatot meminta masyarakat untuk bisa menciptakan iklim demokrasi yang baik. Pilkada, kata dia, merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk menjukkan sebagai negara demokrasi yang besar. “Ini adalah pesta rakyat. Kita simak saja visi misi dari masing-masing calon kepala daerah,” katanya.

Dalam kunjungannya ini, ikut tiga kepala staf angkatan, Panglima Kodam Diponegoro, Kopassus. Mereka melakukan upacara tabur bunga di makam Jenderal Sudirman, Kusumanegara, Yogyakarta.

Ini merupakan ziarah ke empat setelah sebelumnya dilakukan kunjungan ke makam para mantan presiden, seperti Soekarno di Blitar, makam Kyai Haji Abdurrahman Wahid di Jombang, serta makam Soeharto di Solo. Kunjungan tersebut merupakan serangkaian acara peringatan hari ulang tahun TNI yang ke 71.  (*/tmp)

Comments

comments

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*